Khasiat Kayu Secang

Secang yang tumbuh liar dan kadang menjadi pagar atau pembatas kebun, ternyata berkhasiat menyembuhkan banyak penyakit.

Penyakit yang bisa disembuhkan oleh tumbuhan tersebut adalah diare, disentri, batu darah (TBC), luka dalam, sifilis, darah kotor, muntah darah, berak darah, luka berdarah, memar berdarah, malaria, tetanus, tumor, radang selaput lendir mata.

Kayu dan daun secang memiliki kandungan kimia yang bermanfaat. Kayu secang mengandung asam galat, tanin, resin, resorsin, brasilin, brasilein, d-alfa-phellandrene, oscimene, minyak atsiri.

Adapun daunnya mengandung 0,16%-0,20% minyak atsiri yang berbau enak dan hampir tidak berwarna.

Untuk pengobatan menggunakan kayu secang sangat sederhana. Kulit kayu dibuang, dipotong-potong lalu dikeringkan. Untuk diminum kayu 3-9 gram direbus. Sedangakn guna pemakaian luar kayu direbus, airnya untuk mencuci luka, luka berdarah atau dipakai untuk merambang mata yang meradang.

Kadang untuk penyembuhan beberapa penyakit, kayu secang dikombinasikan dengan tanaman herbal lainnya.

Di bawah ini adalah beberapa ramuan obat berbahan kayu secang. Yang pertama adalah untuk pembersih darah: Kerokan kayu ditambah ketumbar dan daun trawas, rebus.

Untuk diare/mencret, 5 g kayu dipotong kecil-kecil lalu direbus dengan 2 gelas air bersih selama 15 menit. Setelah dingin disaring, dibagi menjadi 2 bagian. Minum pagi dan sore hari.

Adapun untuk batuk darah pada TBC membutuhkan 1 1/2 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya, rebus dengan 4 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas, Setelah dingin disaring, minum. Sehari 3 x 3/4 gelas.

Untuk penyakit radang salaput lendir mata sediakan 2 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya, rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin disaring, airnya dipakai untuk merambang mata yang sakit.

Terakhir untuk berak darah membutuhkan 1 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya, rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum dengan madu seperlunya. Sehari 2 x 3/4 gelas.

Demikian resep-resep yang diambil dari laman http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/. Semoga bermaanfat. Tapi sebaiknya sebelum memutuskan untuk mengonsumsinya kosnsultasikan dengan dokter yang Anda percayai.

Sumber; http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/

This entry was posted in Obat Herbal and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.